8 MIN READ
Digital
Edukasi

Yuka Nabila Shauma

Nggak kerasa, tahun udah jalan hampir setengah. Di satu titik, mungkin kamu mulai kepikiran, “Aku ngapain aja sih dari Januari sampai sekarang?” Target masih sama, resolusi masih sekadar niat, dan hidup terasa jalan di tempat. Kalau kamu lagi ada di fase ini, kamu nggak sendirian.
Perasaan seperti tertinggal itu ternyata lebih umum dari yang kita kira. Cukup buka media sosial sebentar, rasanya semua orang lagi bergerak maju. Ada yang kariernya naik, ada yang mulai sesuatu yang baru, ada juga yang hidupnya terlihat makin rapi dan terarah. Sementara itu, kamu masih berusaha menyusun rutinitas, masih mencari arah, masih maju mundur.
Tanpa sadar, kita sering membandingkan proses kita yang masih berantakan dengan hasil akhir orang lain yang sudah terlihat “jadi”. Nggak heran kalau akhirnya muncul rasa tertinggal.

Padahal, bisa jadi bukan kamu yang nggak berkembang, tapi kamu yang belum menyadari perkembanganmu sendiri. Coba ingat lagi pelan-pelan. Mungkin sekarang kamu sudah lebih tahu apa yang kamu inginkan dan apa yang tidak. Mungkin kamu sudah lebih berani bilang “nggak” dibanding sebelumnya. Atau mungkin kamu masih bertahan di situasi yang tidak mudah, dan itu sendiri bukan hal yang kecil. Perkembangan nggak selalu datang dalam bentuk perubahan besar. Kadang justru ada di hal-hal kecil yang sering kita anggap sepele.
Banyak juga dari kita yang merasa gagal hanya karena resolusi di awal tahun tidak berjalan sempurna. Seolah-olah kalau tidak konsisten sejak Januari, semuanya jadi sia-sia. Padahal hidup bukan perlombaan yang harus langsung rapi dari awal. Ada masa di mana kamu penuh semangat, ada masa di mana kamu kelelahan, dan ada juga masa di mana kamu hanya mencoba bertahan. Semua itu tetap bagian dari proses.
Yang sering terlupakan, kamu nggak harus menunggu tahun baru untuk mulai lagi. Kalau sekarang terasa berantakan, kamu bisa mulai merapikannya dari sini. Nggak perlu langsung membuat perubahan besar yang terasa berat. Cukup mulai dari hal kecil yang realistis. Mungkin dengan kembali ke rutinitas sederhana, atau mencoba lagi satu hal yang sempat tertunda tanpa memberi tekanan berlebihan ke diri sendiri.

Karena pada akhirnya, hidup bukan tentang siapa yang paling cepat sampai, tapi siapa yang tetap berjalan. Pelan bukan berarti gagal. Bahkan kalau hari ini kamu merasa masih berada di titik yang sama, bukan berarti kamu tidak ke mana-mana. Bisa jadi kamu sedang belajar sesuatu yang belum terlihat hasilnya, atau sedang menguatkan diri untuk langkah berikutnya.
Jadi kalau belakangan ini kamu sering merasa, “Kok hidup aku gini-gini aja ya?”, mungkin jawabannya bukan karena kamu tidak berkembang, tapi karena prosesmu belum selesai. Dan itu wajar.
Quick Links
Contact Us
Apapun industrimu, di sini brand & influencer bisa ketemu, kolaborasi lebih gampang, dan bikin campaign yang jadi bagian dari culture.
Subcsribe Newsletter
Terms & Conditions
Privacy Policy





