8 MIN READ
Inspiratif
Beauty

Yuka Nabila Shauma

Di tengah ramainya konten kecantikan yang sering menampilkan hasil serba instan dan kulit yang terlihat “sempurna”, Maula Hafiza, yang dikenal Mola lewat akun Instagram @moladelle, datang dengan cara yang berbeda, loh! Ia nggak datang dengan embel-embel kulit mulus dalam semalam, juga nggak selalu ikut semua tren skincare yang sedang viral!
Justru kontennya terasa lebih sederhana, jujur, dan dekat dengan realita. Terutama buat mereka yang punya kulit sensitif dan sedang menjalani glow-up journey yang kadang naik turun.
Semua Berawal dari Pengalaman Sendiri
Sebelum dikenal sebagai content creator, Mola juga pernah ada di fase yang cukup berat. Ia sering merasa insecure dengan kondisi kulitnya. Dari situlah ketertarikannya pada skincare mulai muncul, bukan karena tren, tapi karena memang ingin memperbaiki kondisi kulitnya sendiri.

Prosesnya tentu tidak selalu mulus. Ia mencoba banyak produk, mengalami trial and error, sampai beberapa kali harus menerima kenyataan kalau suatu produk ternyata tidak cocok di kulitnya.
“Aku awalnya pakai skincare cuma buat nyelametin diri sendiri,” ceritanya.
Dari pengalaman itu, Mola mulai sadar kalau ternyata banyak orang yang mengalami hal yang sama. Tanpa rencana besar, ia mulai berbagi cerita di media sosial, apa adanya, seperti sedang ngobrol santai!
Realita Punya Kulit Sensitif
Buat pemilik kulit sensitif, mencoba produk skincare kadang terasa seperti perjudian kecil. Produk yang viral belum tentu cocok, dan ketika kulit bereaksi, sering kali malah muncul rasa seperti “kenapa cuma aku yang begini?”
Hal itu juga yang pernah Mola rasakan. Karena itu, ia memilih untuk lebih terbuka lewat kontennya. Lewat cerita tentang skincare, body care, sampai kehidupan sehari-hari, ia ingin menyampaikan satu hal sederhana: pemilik kulit sensitif tidak berlebihan dan mereka tidak sendirian, loh!
Menurutnya, setiap orang punya kondisi kulit yang berbeda, jadi perjalanan merawat diri pun tidak perlu selalu sama.
Glow-Up Itu Proses
Dalam perjalanan glow-up-nya, ada satu fase yang cukup berat bagi Mola, saat ia sudah mencoba berbagai cara, tapi perubahan yang diharapkan belum juga terlihat.
Di titik itu, ia mulai belajar satu hal penting: berhenti memaksa. Ia mulai lebih mendengarkan kebutuhan kulitnya sendiri, menurunkan ekspektasi yang terlalu tinggi, dan menerima bahwa perubahan memang butuh waktu. Dari situ juga muncul cara pandang yang sekarang sering ia bagikan lewat kontennya: glow-up bukan perlombaan, tapi proses.
Konten yang Dibangun dari Kejujuran
Bagi Mola, media sosial bukan tempat untuk terlihat sempurna sepanjang waktu. Justru ia merasa paling menjadi dirinya sendiri ketika berbagi cerita yang apa adanya, termasuk saat kulitnya sedang bermasalah, gagal cocok dengan produk, atau merasa insecure.
Menariknya, pendekatan yang jujur seperti ini justru membuat banyak orang merasa lebih relate. Banyak followers yang merasa kontennya lebih “nyambung” karena nggak banyak ‘gimmik’.
Tentang Kolaborasi dan Pencapaian
Seiring berjalannya waktu, Maula juga mulai mendapatkan kesempatan untuk bekerja sama dengan beberapa brand. Tapi buatnya, hal yang paling ia syukuri bukan hanya soal kolaborasi. Lebih dari itu, ia merasa senang karena bisa tetap diterima dengan gaya konten yang sama, tanpa harus mengubah cara bercerita yang sudah ia bangun sejak awal.
Bagi Mola, kolaborasi yang ideal adalah ketika kejujuran tetap bisa dijaga.

Pesan untuk Pemilik Kulit Sensitif
Untuk para followers yang masih merasa insecure dengan kondisi kulitnya, Mola sering mengingatkan beberapa hal sederhana: jangan terlalu sering membandingkan diri dengan orang lain, fokus pada proses pemulihan, dan tidak perlu buru-buru mengejar hasil instan.
Ia juga cukup sering menyebut satu prinsip yang menurutnya penting dalam skincare: less is more. Kadang, merawat diri tidak perlu serumit itu, ya!
Bagi Mola, glow-up bukan cuma soal perubahan fisik atau kulit yang terlihat lebih baik. Glow-up yang sebenarnya adalah ketika seseorang mulai berhenti membenci dirinya sendiri dan belajar menerima prosesnya.
Lewat akun @moladelle, Mola ingin terus membangun ruang yang aman, di mana tempat orang bisa bertumbuh pelan-pelan, tanpa merasa harus mengejar standar yang sama dengan orang lain.
Karena pada akhirnya, setiap orang punya perjalanan masing-masing. Dan itu tidak apa-apa!
Quick Links
Contact Us
Apapun industrimu, di sini brand & influencer bisa ketemu, kolaborasi lebih gampang, dan bikin campaign yang jadi bagian dari culture.
Subcsribe Newsletter
Terms & Conditions
Privacy Policy





