8 MIN READ
Inspiratif
Beauty

Yuka Nabila Shauma

Otafiany, atau yang akrab disapa Ofy, adalah seorang content creator yang memiliki karakter yang lebih personal dalam membahas beauty, skincare, dan lifestyle. Bukan sekadar berbagi rekomendasi, tapi membagikan sesuatu yang amat dekat dengan kita: sisi rekomendasi beauty dan lifestyle yang jujur dan apa adanya!
Ofy bukan tipe kreator yang selalu ingin tampil di depan. Ia menggambarkan dirinya sebagai seseorang yang tidak selalu “on”, lebih nyaman menjadi diri sendiri daripada harus terlihat sempurna. Baginya, hidup bukan soal mengikuti ritme orang lain.
“Aku cuma lagi mencoba menikmati hidup… pelan, nggak perlu ikut pace orang lain,” prinsip yang ia pegang yang juga tercermin dalam kontennya.
Perjalanannya di dunia content creator sebenarnya nggak dimulai dari ambisi besar. Justru semuanya berawal dari hal yang cukup “nggak sengaja”, seperti ikut komunitas, masuk agency, sampai akhirnya dapat kesempatan buat coba berbagai produk. Tapi titik baliknya ada di satu hal sederhana: nggak semua orang berani jujur soal pengalaman mereka. Dari situ, ia mulai menemukan jalan untu membuat konten yang bukan sekadar ikut tren, tapi sesuai dengan apa yang dia rasa!

Gaya ini akhirnya jadi ciri khasnya. Di saat banyak konten yang rasanya terlalu hard selling, Ofy justru milih untuk tetap selektif dan transparan. Karena kalau dipikir-pikir, sebagai audiens kita juga capek kalau semua produk selalu dibilang bagus. Makanya, dia hanya akan merekomendasikan sesuatu yang memang dia percaya.
“Kalau masih ragu, ya nggak akan dipaksain.”
Soal skincare, ia juga bukan tipe yang mudah terbawa tren viral. Ia lebih fokus ke ingredients, fungsi produk, dan apakah itu cocok dengan kebutuhan kulitnya atau nggak. Bagi dia, nggak semua yang viral itu harus dicoba dan nggak semua produk akan cocok di semua orang. Cara pandang ini yang bikin kontennya terasa lebih realistis, nggak berlebihan, tapi tetap jelas dan berguna.
Menariknya lagi, dia juga nggak ragu untuk share pengalaman yang kurang mengenakan. Kalau ada produk yang nggak cocok, tetap dibagikan lengkap dengan alasannya, termasuk siapa yang mungkin masih bisa cocok pakai produk tersebut. Jadi tetap fair, tanpa asal nge-judge. Soal kepercayaan audiens, menurutnya itu bukan datang dari hasil yang selalu terlihat sempurna, tapi justru dari prosesnya. Ketika orang bisa melihat perjalanan dari awal sampai akhir, termasuk kekurangannya, di situlah koneksi mulai terbentuk. Apalagi sekarang audiens juga makin peka, cenderung lebih suka yang terasa relatable daripada yang terlalu “rapi” dan dibuat-buat.

Nggak cuma bahas beauty dan skincare, kontennya juga sering menyentuh lifestyle, termasuk rekomendasi tempat makan. Tapi standarnya tetap sama: harus “worth it”. Nggak selalu soal harga, yang lebih penting adalah pengalaman yang berkesan, entah dari rasa, suasana, atau keseluruhan feel-nya. Kalau cuma bagus di visual tapi nggak meninggalkan kesan, biasanya nggak akan direkomendasikan.
Walaupun terlihat effortless, proses di balik setiap konten sebenarnya nggak sesederhana itu. Ada proses mencoba, mengamati reaksi, memperhatikan detail, sampai akhirnya dirangkai jadi cerita yang enak dinikmati. Nggak dibuat terlihat terlalu “niat”, tapi juga jelas bukan sesuatu yang asal dibuat.
Selama bekerja sama dengan brand, ia juga memegang prinsip yang sama: kredibilitas itu lebih penting dari sekadar exposure. Ia tetap jujur ke audiens, tapi juga menghargai brand dengan cara menyampaikan insight yang fair dan jelas. Intinya, kolaborasi itu harus sama-sama percaya.

Ke depannya, Ofy nggak mengejar sesuatu yang lebih besar. Dia lebih ingin dikenal sebagai orang yang bisa dipercaya. Bukan karena selalu benar, tapi karena konsisten jujur. Untuk dia, punya audiens yang ngerti cara dia berpikir itu jauh lebih berarti daripada sekadar angka. Di tengah dunia yang serba cepat dan penuh tuntutan untuk terlihat sempurna, gayanya terasa sederhana, tapi justru itu yang bikin beda. Nggak ribut, nggak dibuat-buat, tapi terasa real!
Quick Links
Contact Us
Apapun industrimu, di sini brand & influencer bisa ketemu, kolaborasi lebih gampang, dan bikin campaign yang jadi bagian dari culture.
Subcsribe Newsletter
Terms & Conditions
Privacy Policy





