8 MIN READ
Inspiratif
Beauty

Yuka Nabila Shauma

Fatya Hanifati bukan beauty creator yang datang dari satu jalan lurus. Kalau ditarik mundur, ceritanya justru dimulai dari benang, jarum, dan kostum cosplay yang pernah ia jahit sendiri. Dari situ, perjalanannya bergerak ke makeup cosplay, sampai akhirnya berhenti di satu titik nyaman: beauty content dengan sentuhan festive, tapi tetap santai.
Sebelum dikenal sebagai beauty creator, Fatya itu tipe orang yang suka nyobain banyak hal. Pernah menjahit kostum cosplay, lanjut bikin makeup cosplay, sampai akhirnya menemukan dunia yang paling klik: beauty content, khususnya tutorial makeup festive yang tetap simple dan bersih.
Festive Tapi Nggak Lebay
Konten Fatya banyak main di makeup festive—yang kelihatan niat, tapi nggak maksa. Berangkat dari dunia cosplay, Fatya sadar satu hal: dia memang nggak bisa selalu bikin kostum karakter favoritnya, tapi look-nya bisa dihidupkan lewat makeup.
Prinsipnya sederhana:
✨ ekspresif boleh, berlebihan nggak harus.
Buat Fatya, makeup itu soal menangkap karakter dan mood, bukan soal siapa yang paling rame.

Review Jujur, Batin Tenang
Di tengah dunia KOL yang sering penuh reaksi “WOW”, Fatya justru mengambil jalan yang lebih santai. Review yang ia buat selalu berdasarkan pengalaman pribadi, tanpa dilebih-lebihkan. Tujuannya bukan bikin orang langsung beli, tapi bantu audiens punya gambaran nyata.
Lucunya, belakangan ini konten review skincare-nya malah lebih rame dibanding makeup. Walaupun sedikit keluar jalur niche, Fatya memilih menikmati prosesnya—dan bersyukur sambil ketawa kecil.
Kontennya Estetik, Otaknya Terorganisir
Kalau kamu mikir kontennya kelihatan rapi, jawabannya iya—karena memang dirapikan dari awal. Fatya terbiasa bikin spreadsheet berisi ide, konsep, dresscode, bahkan sketsa look akhir (iya, dia juga hobi gambar). Sound dan script? Sudah pasti masuk list.
Life hack versi Fatya:
📱 “Storage HP penuh = konten gagal tayang.”
Catat. Penting.

Soal Brand: Nggak Cocok, Ya Udah
Fatya cukup tegas soal kerja sama. Sebelum deal, ia selalu minta lihat brief dulu. Kalau nggak sejalan sama value dan branding-nya, ia nggak ragu buat bilang tidak.
Kenapa? Karena ia pengen tetap nyaman, dan yang paling penting—jujur ke audiens. Buat Fatya, sebagai KOL, ia sedang membentuk community, bukan cuma sekadar feed cantik.
Pencapaian yang Bikin Senyum Lebar
Salah satu momen paling berkesan dalam perjalanan Fatya adalah saat ia dipercaya menjadi main talent hijab cosplayer di iklan Google Ramadan x JKT48 dan Nasidaria. Pengalaman ini jadi pemicu semangat baru buat serius membangun branding, terutama di dunia skincare.
Tantangan: Jangan Bandingin Diri Terus
Tantangan terbesarnya bukan algoritma, tapi kebiasaan membandingkan diri dengan creator lain. Pernah di fase lelah banget, Fatya sampai mute akun-akun lain demi menjaga inner peace.
Tenang? Iya.
Ketinggalan tren? Juga iya 😭
Dari situ ia belajar: media sosial harus dinikmati dengan porsi yang pas. Jangan kebanyakan scroll, tapi jangan juga hilang dari peredaran.

Halloween, Inggris, dan Mimpi Besar
Menjelang Halloween, DM Fatya biasanya rame banget—banyak yang minta inspired look dan tutorial karakter. Di momen seperti itu, Fatya merasa keberadaannya benar-benar berarti.
Ke depannya, Fatya punya target besar tapi seru: menjangkau audience internasional. Tahun ini, ia mulai pelan-pelan bikin konten berbahasa Inggris. Deg-degan? Pasti. Tapi mau coba dulu—urusan hasil, belakangan 😉
Karena buat Fatya Hanifati, jadi content creator itu bukan soal siapa yang paling heboh, tapi siapa yang paling konsisten dan tetap jadi diri sendiri 🌈✨
Quick Links
Contact Us
Apapun industrimu, di sini brand & influencer bisa ketemu, kolaborasi lebih gampang, dan bikin campaign yang jadi bagian dari culture.
Subcsribe Newsletter
Terms & Conditions
Privacy Policy





