8 MIN READ

Healthy

Digital

Diet Lewat Puasa? Emang Bisa?

Diet Lewat Puasa? Emang Bisa?

Ditulis Oleh:

Ditulis Oleh:

Yuka Nabila Shauma

 “Puasa bisa bikin berat badan turun nggak sih?”


Pertanyaan ini sering banget muncul saat kita mencari cara buat menurunkan berat badan. Ternyata, selain jadi ibadah atau kebiasaan rutin, puasa juga bisa dianggap mengontrol berat badan karena tubuh mengalami banyak perubahan, mulai dari asupan kalori yang berkurang, lemak untuk sumber energi, sampai pola makan yang otomatis jadi lebih teratur. Tapi ingat ya, hasilnya tetap bergantung pada cara kita menjalaninya, seperti tetap makan seimbang, nggak kalap saat buka, dan kebutuhan nutrisi tubuh tetap terpenuhi.

 

Puasa Ramadan dijalani selama satu bulan penuh yang mana hal tersebut berpengaruh terhadap perubahan frekuensi makan jadi lebih terbatas, tubuh memiliki waktu lebih panjang tanpa asupan dan berpotensi mengatur energi dengan lebih efisien. Namun, perlu kita pahami bahwa hasilnya nggak akan sama pada setiap orang. Penurunan berat badan sangat dipengaruhi oleh apa yang dikonsumsi saat sahur dan berbuka, pilihan jenis makanannya, serta seberapa aktif tubuh bergerak selama menjalani puasa. Nah, biar kamu lebih paham konsep diet saat puasa, yuk cek penjelasan di bawah ini!

 


Secara umum, berat badan bisa turun ketika jumlah kalori yang dikonsumsi lebih sedikit daripada yang dibakar tubuh. Nah, puasa bisa membantu menciptakan kondisi ini karena waktu makan jadi lebih terbatas, sehingga asupan kalori harian biasanya ikut berkurang. Saat itulah tubuh mulai menggunakan cadangan energi, termasuk lemak untuk memenuhi kebutuhannya dan bisa menurunkan berat badan.


Salah satu alasan puasa sering dianggap sebagai cara yang relatif aman untuk menurunkan berat badan adalah karena proses ini dikaitkan dengan “pembersihan” tubuh atau detoksifikasi. Saat berpuasa, cadangan lemak yang digunakan sebagai energi ikut terurai, dan bersama itu zat-zat sisa metabolisme akan diproses serta dikeluarkan oleh tubuh. Menariknya lagi, setelah beberapa hari berpuasa, tubuh juga bisa meningkatkan produksi hormon endorfin.

 

Meski terdengar menjanjikan, puasa bukan jaminan berat badan pasti turun. Kalau saat sahur atau berbuka justru kamu penuh dengan makanan tinggi gula, lemak, dan kalori, angka timbangan bisa saja tetap naik! Karena berat badan juga dipengaruhi oleh kualitas tidur, tingkat aktivitas fisik, pilihan menu, hingga kondisi kesehatan masing-masing. Bahkan, sebagian penurunan berat badan yang terjadi bisa jadi hanya karena berkurangnya cairan tubuh, bukan benar-benar dari lemak.

 


Jadi, puasa memang bisa menjadi momen yang tepat untuk mengontrol berat badan, tapi kuncinya tetap ada pada pola makan yang seimbang dan gaya hidup yang sehat. Jangan sampai niatnya ingin lebih bugar, tapi malah berujung kalap saat berbuka! Yuk, jadikan puasa bukan hanya sebagai ibadah, tapi juga kesempatan untuk membangun kebiasaan yang lebih mindful, sehat, dan berkelanjutan setelah Ramadan usai.

Cerita & Insight dari Dunia Kolab

8 MIN READ

Digital

Tren & Culture

Tech Influencer: Cara Efektif Masuk ke Market Early Adopter

10 Oktober 2025

8 MIN READ

Digital

Tren & Culture

Vlogger

Fashion Haul: Formula Kampanye yang Terbukti Efektif

10 Oktober 2025

8 MIN READ

Vlogger

Fashion Haul: Formula Kampanye yang Terbukti Efektif

10 Oktober 2025

8 MIN READ

Vlogger

Formula Kampanye yang Terbukti Efektif

10 Oktober 2025

Cerita & Insight dari Dunia Kolab

Apapun industrimu, di sini brand & influencer bisa ketemu, kolaborasi lebih gampang, dan bikin campaign yang jadi bagian dari culture.

Subcsribe Newsletter

© Komunitas SkincareAn 2025. All Right Reserved

© Komunitas SkincareAn 2025. All Right Reserved

Terms & Conditions

Privacy Policy